2 min read

Kelola Tagihan Kebersihan GPI Lebih Mudah dengan Sistem E-Retribusi

Kelola Tagihan Kebersihan GPI Lebih Mudah dengan Sistem E-Retribusi
Bayar tagihan kebersihan lebih mudah dengan sistem e-retribusi

Manfaatkan layanan sistem e-retribusi, masyarakat Griya Paniki Indah (GPI), Manado akui pembayaran retribusi jadi lebih mudah dan cepat. GPI menjadi pelopor penerapan sistem pembayaran digital yang digunakan untuk retribusi sampah di wilayah Sulawesi Utara dalam, penggunaan sistem e-retribusi menandai kemajuan dalam digitalisasi layanan publik.

Hadirnya sistem e-retribusi untuk pembayaran retribusi kebersihan di GPI, memudahkan pihak pengelola untuk melakukan pencatatan pembayaran retribusi ribuan warga. Melalui kerjasama dengan PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), kini pihak pengelola cukup memindai QR Code milik warga untuk mengecek tagihan retribusi.

Seluruh warga akan memiliki QR Code yang berisikan identitas dan daftar tagihan pembayaran retribusi, sehingga memudahkan pengelola dalam melakukan pencatatan data warga. Di sisi lain, para petugas akan secara rutin mengunjungi rumah warga untuk melakukan penagihan pembayaran retribusi kebersihan. Sementara warga dapat melakukan pembayaran secara non-tunai menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti QRIS, Kartu Debit, dan Prepaid Card.

Para petugas akan berkeliling ke rumah warga untuk melakukan penarikan retribusi, sehingga masyarakat tidak perlu repot antre untuk membayar tagihan

Faisal Arifin, Kepala Bagian Retribusi Perumda Pasar Manado, menyambut baik inovasi ini. “Sistem e-retribusi dari MKP sangat membantu kami dalam pencatatan dan pengawasan data pembayaran melalui Unified Dashboard yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Kerja sama dengan MKP terbukti meningkatkan pendapatan dan memberikan kontrol yang lebih baik, dengan pemantauan data pembayaran secara real-time,” ujarnya.

Kemudahan ini juga dirasakan langsung oleh warga GPI. Farly, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa hadirnya sistem e-retribusi meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran retribusi kebersihan.

“Sistem e-retribusi ini sangat praktis. Kami tidak perlu lagi repot menyiapkan uang tunai. Pembayaran jadi jauh lebih mudah dan meminimalisir potensi tunggakan,” ucap Farly.

Implementasi sistem e-retribusi di Griya Paniki Indah membuktikan bahwa digitalisasi memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan proses pembayaran yang lebih praktis, transparansi data yang terjamin, dan pengawasan yang lebih efisien, baik warga maupun pengelola merasakan dampak positif yang signifikan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam penerapan solusi digital untuk layanan publik.

Supporter culture is shaped by chants, colours, badges, and the shirts worn on matchday as the design can recall players, cities, and moments that shaped a generation. Conversations about modern kit technology help explain why two shirts from the same club may appeal to different fans. Those exploring club collections may also consider, football shirts for personalised names is part of the discussion around teams, seasons, and supporter culture. For readers thinking about team loyalty, the link between design and identity remains clear.

Baca Juga

PDAM Go Digital: Kiblat Digitalisasi Retribusi PDAM Mitra Ratahan, Sulawesi Utara

PT MITRA KASIH PERKASA
Jl. Singosari I No 12, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah
‪+62 882‑9601‑3756‬
https://mitrakasihperkasa.com/
https://www.instagram.com/mkpofficial_/