2 min read

Sistem Parkir Digital Pelabuhan Matahari Terbit Sanur, Dari Sistem Manual ke Pembayaran Non-Tunai yang Serba Cepat

Sistem Parkir Digital Pelabuhan Matahari Terbit Sanur, Dari Sistem Manual ke Pembayaran Non-Tunai yang Serba Cepat

Apa yang Berubah? Ini Perbedaan Mencolok Before – After di Area Parkir Sanur

Bupda Desa Adat Sanur resmi menggandeng MKP untuk mendigitalisasi sistem parkir di Pelabuhan Matahari Terbit Sanur. Pelabuhan dengan traffic tertinggi di Bali, dengan volume hingga 80.000 kendaraan per hari, digitalisasi ini memastikan arus kendaraan jauh lebih tertib, rapi, dan tanpa antrean Panjang seperti sebelumnya.

Transformasi ini tidak hanya membuat pengalaman pengunjung lebih nyaman, tetapi juga membawa standar pengelolaan Pelabuhan menuju level international tourism standard. 

Sebagai penyedia smart gate system yang sudah terbukti di berbagai lokasi penting seperti Pelabuhan Sampalan, Kawasan Pura Besakih, dan Perumda Argha Nayottama, MKP kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai trusted partner dalam digitalisasi mobilitas di Bali.

Kondisi Terkini Parkir Pelabuhan Matahari Terbit Sanur

  • Gate parkir sudah layani 100% cashless jadi pengunjung bisa bayar parkir dengan e-money, Flazz, atau Tapcash.
  •  Bupda Sanur dapat memantau kepadatan area parkir dengan satu dashboard digital
  • Akses masuk dan keluar yang fleksibel dan mudah bagi penumpang
  • Berkurangnya praktik parkir sembarangan yang mengganggu akses keluar masuk Pelabuhan

Hal ini didukung dengan permasalahan utama adanya kemacetan yang terjadi pada area Pelabuhan Sanur yang  belum memiliki titik temu, Dimana kurang nya kantong parkir serta akses yang masih manual membuat antrian kendaraan menjadi mengular dan menimbulkan kemacetan.

Kini solusi tersebut dapat ditemukan, dengan bentuk kerjasama antara Bupda dengan perusahaan teknologi PT Mitra Kasih Perkasa, yang berinisiasi untuk membuat kawasan parkir digital dan terpadu bagi para pengunjung yang datang di pelabuhan Matahari Terbit Sanur.

Gate In- Gate Out yang Percepat Proses 

Salah satu faktor utama perubahan ini adalah penerapan sistem digital melalui penggunaan gate in dan gate out yang menggantikan pengelolaan parkir secara manual, transaksi parkir lebih transparan dan dapat termonitoring dengan baik sehingga data kendaraan tercatat secara real-time pada dashboard digital pengelola parkir, dalam hal ini sebagai bagian dari digitalisasi dengan menghadirkan pengalaman parkir yang lebih efisien, meminimalisir potensi antrean Panjang, serta mengurangi kesalahan pencatatan yang sebelumnya sering terjadi pada sistem konvensional.

Ketua Bendesa Adat Sanur, Ida Bagus Sudiharja, menegaskan pentingnya transformasi ini:

“Digitalisasi parkir jadi langkah strategis untuk memastikan Pelabuhan Matahari Terbit Sanur tetap tertib, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Dengan volume kendaraan yang sangat tinggi setiap hari, sistem manual sudah kami tinggalkan dan beranjak ke teknologi. Melalui smart gate system dan pembayaran non-tunai, antrean yang sebelumnya mengular kini dapat dikendalikan, dan seluruh data kendaraan dapat kami pantau secara real-time melalui dashboard digital.”

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan MKP menjadi bagian dari upaya membawa layanan pelabuhan menuju standar wisata internasional.

“Kami menghadirkan sistem teknologi yang terintegrasi sebagai jawaban atas kebutuhan lapangan. Dengan gate in–gate out digital, proses parkir menjadi lebih cepat dan akurat. MKP berkomitmen menjadi mitra jangka panjang BUPDA dalam memodernisasi kawasan Pelabuhan Sanur.” Ujar Nicholas Anggada CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa 

Implementasi teknologi parkir digital di Pelabuhan Matahari Terbit Sanur diharapkan menjadi bentuk nyata mobilitas menjadi lebih lancer, Antrean kendaraan yang sebelumnya memanjang kini berkurang drastis, sementara proses parkir berlangsung lebih cepat dan efisien berkat smart gate system yang bekerja otomatis. Kawasan pelabuhan pun terlihat jauh lebih tertib, didukung oleh pengawasan berbasis data real-time yang meningkatkan transparansi dan akurasi pengelolaan.