2 min read

Jelang Nataru, Sistem ”E-Ticketing” Diperkuat di Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul

Jelang Nataru, Sistem ”E-Ticketing” Diperkuat di Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul

Pelabuhan Sampalan - Bias Munjul Percepat Layanan Digital Dashboard Untuk Permudah Pengelolaan E-Ticketing Semakin Efisien dan Bebas Antrian

Nusa Penida. Bali – Dua pelabuhan utama di Nusa Penida, Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul, kini resmi menerapkan Boarding Management System terverifikasi SE-DJPL 33 Tahun 2023 tentang E-Ticketing Pelayaran Penumpang sebagai standar digitalisasi layanan pelabuhan. Sistem ini diimplementasikan di bawah naungan Dinas Perhubungan, serta didukung langsung oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali yang memantau kelancaran operasional di lapangan.

Sebagai mitra teknologi, Mitra Kasih Perkasa (MKP) menghadirkan solusi boarding digital untuk mempermudah proses pengecekan tiket, meningkatkan keamanan akses penumpang, dan mendukung transparansi pendapatan melalui sistem yang sepenuhnya terintegrasi.

Boarding Management System MKP Dilengkapi Dashboard Real Time

Dalam semangat percepatan pertumbuhan transformasi digital dan mewujudkan perubahan yang inklusif, penerapan sistem boarding digital ini tidak hanya mempermudah proses masuk penumpang, tetapi juga menghadirkan transparansi dan efisiensi melalui Unified Digital Dashboard. Semua layanan dapat dipantau dalam satu layar, mulai dari:

  • Jadwal kapal
  • Transaksi e-ticketing
  • Validasi tiket penumpang
  • Kepadatan dan arus pergerakan penumpang

Dengan teknologi ini, Dinas Perhubungan bersama DJPL dan BPTD Kelas II Bali dapat mengawasi situasi pelabuhan secara real time, memastikan operasional berjalan aman dan sesuai standar layanan nasional.

Siap Menyambut Mobilitas Wisatawan Bali – Nusa Penida

Rute Bali ke Nusa Penida merupakan salah satu destinasi wisata paling diminati di akhir tahun. Dengan e-ticketing dan dashboard digital, petugas pelabuhan dapat mengendalikan alur penumpang secara lebih terukur, meminimalkan antrean, dan mencegah penumpang melebihi kapasitas. Tidak hanya menguntungkan operasional, tetapi juga memberi pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi wisatawan.

Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, Robert Taufan, menyampaikan bahwa digitalisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas operasional terutama saat momen puncak seperti Nataru.

“Dengan penerapan e-ticketing, proses double check traffic jauh lebih mudah dilakukan. Kami bisa memantau pergerakan penumpang secara real time dan fokus menyusun strategi analitik dari insight data MKP untuk memastikan pelayanan tetap aman dan tertib,” ujar Robert.

CEO & Co-founder PT Mitra Kasih Perkasa Nicholas Anggada mengungkapkan pihaknya akan terus memberikan fasilitas digital dalam mengintegrasikan seluruh data penumpang dengan aman serta terhubung server Direktorat Lalu Lintas Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menuju Ekosistem Pelabuhan yang Lebih Modern

Pengoperasian Digital Dashboard di Pelabuhan Sampalan menjadi bukti nyata Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul bergerak ke arah pengelolaan pelabuhan yang modern transparan, cepat, dan data-driven Digitalisasi ini menjadi bukti bahwa Dengan dukungan insight data MKP dan supervisi DJPL serta BPTD Bali, kedua pelabuhan kini jauh lebih siap menghadapi mobilitas tinggi selama Nataru, sekaligus menjadi contoh penerapan sistem e-ticketing yang efektif di kawasan pariwisata laut Indonesia