2 min read

E-Ticketing Dituding Timbulkan Pungli, Warga Malah Bilang Sebaliknya

E-Ticketing Dituding Timbulkan Pungli, Warga Malah Bilang Sebaliknya

Tanjungpinang, 5 Agustus 2025 — Belakangan ini, isu mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dalam pembelian tiket kapal sempat ramai diperbincangkan. Namun, masyarakat Kota Tanjungpinang justru menyampaikan pengalaman berbeda. Sejak diberlakukannya sistem e-ticketing di Pelabuhan Sri Bintan Pura, banyak penumpang merasa pembelian tiket kapal kini jauh lebih mudah, aman, dan nyaman.

Melalui berbagai tanggapan di media sosial, masyarakat menunjukkan dukungan terhadap sistem baru ini. Salah satu warga dengan akun Instagram @ceritanyasetya menyampaikan bahwa pembelian tiket kini lebih hemat waktu karena bisa dilakukan langsung dari aplikasi. Kemudahan ini juga dirasakan oleh banyak penumpang lainnya, terutama karena tersedia beragam pilihan metode pembelian—mulai dari loket, self-kiosk di pelabuhan, hingga pembelian online melalui tiketkapal.com.

“Sekarang jadi lebih hemat waktu. Kalau mau beli tiket dari aplikasi langsung auto-save, praktis banget. Alhamdulillah!”

Kini, pembelian tiket kapal memang jadi jauh lebih fleksibel. Tak hanya lewat loket, penumpang juga bisa memilih opsi self-kiosk di pelabuhan, atau bahkan langsung beli dari rumah melalui tiketkapal.com. Prosesnya cepat, mudah, dan bisa dilakukan kapan saja.

Dengan pembayaran cashless akan meminimalisir praktik pungli dari para calo yang ada di lapangan

Sistem ini juga mendukung pembayaran secara non-tunai atau cashless, yang dinilai sangat membantu dalam mempercepat transaksi sekaligus meminimalkan praktik pungli. Pengguna dengan akun @setyaaa_happy, misalnya, menyebut bahwa proses pembayaran tiket kapal kini menjadi lebih fleksibel dan cepat karena tidak perlu lagi membawa uang tunai ke pelabuhan.

“Pembayaran jadi lebih fleksibel, mudah, praktis. Alhamdulillah cepat banget tanpa perlu bawa-bawa uang cash,” ujar akun @setyaaa_happy.

Layanan pembayaran secara cashless yang dihadirkan juga membawa manfaat besar. Dengan tidak adanya transaksi tunai di lapangan, praktik pungli dan calo bisa ditekan, membuat suasana pelabuhan jadi lebih tertib dan nyaman untuk semua penumpang.


Satu hal yang sering dianggap remeh, tapi sebenarnya sangat penting, adalah manfaat manifest data digital. Setiap kali penumpang membeli tiket melalui sistem e-ticketing, data akan langsung tercatat resmi dalam pencatatan DITLALA. Mulai dari nama, tujuan, jadwal keberangkatan, hingga identitas lainnya.

Petugas kini dapat dengan mudah mengetahui siapa saja yang berada di atas kapal sehingga dapat mengurangi risiko adanya penumpang gelap yang tidak tercatat secara resmi. Sistem ini juga memudahkan proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat, karena setiap penumpang terdata secara lengkap dan real-time dalam sistem.

Bagi penumpang, kehadiran manifest digital ini jelas menambah rasa aman. Perjalanan terasa lebih tenang karena semua data terekam resmi, tiket tak mudah hilang, dan nama pasti tercantum dalam daftar keberangkatan. Tak perlu lagi khawatir akan praktik percaloan atau kesalahan pencatatan, karena semua sudah terdigitalisasi dan bisa dipertanggungjawabkan.